← Katalog agent
Asisten PribadiLive

Asisten Pribadi, biar tidak ada lagi yang kelupaan

Yang bikin repot itu bukan kerjaannya, tapi ngingetnya.

Janji ketemu supplier Kamis sore, tagihan listrik jatuh tempo tanggal 20, stok kemasan harus dipesan sebelum akhir bulan, follow-up calon pelanggan yang minggu lalu bilang nanti saya kabari.

Semuanya kecil, semuanya gampang, dan justru karena kecil itu gampang lewat. Asisten Pribadi mengurus bagian itu. Kamu bilang apa yang mau diingat dan kapan, lalu dia yang menyimpan dan membunyikan.

Cara memakainya

Kamu ngobrol sama asistennya lewat chat di dalam aplikasi. Minta dibuatin pengingat, catat hal penting, atau tanya jadwal kamu hari ini. Tidak ada form panjang yang harus diisi dulu.

Tiap pengingat punya dua waktu yang bisa dibedakan, yaitu waktu acaranya dan waktu bunyinya. Jadi rapat jam 3 sore bisa kamu setel supaya bunyi jam 2, dan kamu masih punya waktu bersiap. Kalau pengingatnya berulang, jarak satu jam itu ikut terjaga di siklus berikutnya, tidak perlu disetel ulang tiap kali.

Yang sekali dan yang berulang

Ada empat pilihan pengulangan, yaitu sekali pakai, harian, mingguan, dan bulanan.

Yang bulanan dihitung pakai kalender, bukan ditambah 30 hari. Jadi tagihan tanggal 20 tetap jatuh tanggal 20, bukan geser jadi 19 atau 21 tiap bulan. Kelihatannya sepele, tapi kalau yang diingat itu tempo pembayaran, geser sehari saja sudah bisa kena denda.

Agenda pagi

Tiap pagi kamu dapat satu ringkasan berisi apa saja yang perlu dikerjakan hari itu. Bawaannya jam 07.00 WIB, dan jamnya bisa kamu ubah sendiri.

Ada dua bentuk ringkasan yang bisa dipilih. Yang pertama cuma hari ini, yaitu jadwal dan tugas yang jatuh hari itu. Yang kedua lebih luas, yaitu acara hari ini ditambah semua tugas yang belum kelar, termasuk yang sudah lewat dan masih menggantung.

Bedanya kelihatan waktu kamu lagi banyak utang kerjaan. Ringkasan yang kedua memaksa hal yang tertunda tetap terlihat, bukan hilang begitu tanggalnya lewat.

Ke mana pengingatnya dikirim

Pengingat masuk ke tiga tempat, yaitu inbox chat di dalam aplikasi, notifikasi push di browser, dan WhatsApp.

Agenda pagi sengaja tidak dikirim lewat WhatsApp, cuma lewat aplikasi dan push. Alasannya jujur saja soal biaya. Pesan WhatsApp harian ditagih per hari, dan kalau itu dibebankan, harganya ikut naik buat kamu. Jadi yang harian dibuat gratis lewat aplikasi, dan WhatsApp dipakai buat pengingat yang memang perlu sampai walaupun aplikasinya lagi ditutup.

Nyambung ke Google Calendar

Kalau kamu sudah pakai Google Calendar, pengingat yang kamu buat bisa ikut tercatat di sana. Sambungannya satu arah, yaitu dari sini ke kalender kamu.

Gunanya supaya orang lain yang lihat kalender kamu tahu slot itu sudah terpakai. Menyambungkannya cukup sekali klik, dan bisa diputus kapan saja.

Kalau ada yang macet

Mesin pengingatnya diperiksa tiap sekitar satu menit, jadi selisih waktunya rapat.

Kalau ada proses yang mati di tengah jalan, pengingat yang tersangkut dikembalikan ke antrean sesudah lima menit, lalu dicoba lagi. Ini bukan fitur yang kamu lihat, tapi ini yang bikin pengingat tidak diam-diam hilang waktu ada gangguan.

Agenda pagi juga dijaga supaya tidak dobel. Kalau pengecekannya kepotong lalu jalan lagi, dia cuma melanjutkan ke orang yang belum kebagian, bukan mengirim ulang ke semua.

Cocok buat

  • +Pemilik usaha yang megang banyak hal sendirian
  • +Kerjaan yang penuh tenggat kecil dan berulang
  • +Orang yang jadi tempat semua orang nanya itu jadi kapan ya

Kurang kepakai kalau

  • Tim yang sudah punya kebiasaan saling mengingatkan
  • Kerjaan proyekan panjang yang tenggatnya jarang

Biaya

Langganan bulanan, 50 kredit per bulan.

Coba Asisten Pribadi sekarang.

Daftar gratis dan dapat kredit bonus buat nyobain, tanpa kartu kredit.

Mulai gratis